Resume Materi Day 2



Materi ke 1 : Prof .Dr. Haryono Umar ,SE.,AK.,M.sc.,CA- ( Guru besar UMJ dan wakil rektor perbanas instituse, Wakil ketua KPK Tahun 2007-2011.) 

Dengan tema: Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi. 

Resume : Korupsi adalah kanker yang menggerogoti sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia merampas hak-hak rakyat, menghambat pembangunan, dan merusak kepercayaan publik. Melawan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia. Generasi muda adalah kunci dan harapan terbesar dalam membangun Indonesia yang bebas korupsi.

Masa Depan Bangsa: Generasi muda akan menjadi pemimpin, profesional, dan warga negara yang menentukan arah Indonesia di masa depan. Nilai integritas yang ditanamkan sejak dini akan menjadi fondasi bagi kepemimpinan yang bersih.

Pola Pikir Kritis: Generasi muda cenderung lebih kritis, terbuka terhadap perubahan, dan memiliki idealisme yang tinggi. Ini adalah modal penting untuk menantang status quo dan budaya korupsi yang mengakar.
Agen Perubahan (Agent of Change): Sebagai generasi yang akan hidup lebih lama, generasi muda memiliki kepentingan langsung untuk mewarisi Indonesia yang lebih baik, adil, dan sejahtera, bebas dari praktik korupsi.
 Integritas: Senjata Utama Generasi Muda.

Generasi muda Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi agen perubahan sejati dalam memerangi korupsi. Integritas bukan hanya pilihan, tapi keharusan. Dengan membangun dan menjunjung tinggi integritas sejak dini, generasi muda dapat membentengi diri dari godaan korupsi dan menjadi garda terdepan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya." (Ir. Soekarno) - Dan pahlawan anti korupsi masa kini dan masa depan adalah generasi muda yang berintegritas!.


Materi Ke 2 :Muslikha Nourma Rhomadoni S.KM.,M.Kes ( Kaprodi D4 K3 ) 

Dengan tema : Pengenalan Keselamatan , kesehatan kerja , dan lingkungan ( K3L) di pergruan tiggi. 

Resume :  K3L adalah singkatan dari Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan. Ini merupakan sebuah pendekatan terintegrasi dan holistik dalam mengelola risiko di tempat kerja dan lingkungan sekitarnya.

Keselamatan (Safety): Melindungi pekerja dari kecelakaan, cedera, dan kematian akibat kerja. Fokus pada pencegahan bahaya fisik (misal: jatuh, tersengat listrik, terjepit mesin).
 Kesehatan Kerja (Occupational Health): Melindungi pekerja dari penyakit akibat kerja (misal: penyakit paru akibat debu, gangguan pendengaran akibat kebisingan, stres kerja) serta mempromosikan kesehatan fisik, mental, dan sosial pekerja.

Visi Indonesia Emas 2045 adalah menjadi negara maju dengan kesejahteraan yang merata, ekonomi kuat, dan sumber daya manusia (SDM) unggul. K3L bukan sekadar "aturan teknis", melainkan fondasi kritis untuk mencapai visi ini.

K3L bukanlah beban biaya, melainkan investasi strategis yang sangat menguntungkan bagi jangka pendek (efisiensi, produktivitas) dan jangka panjang (keberlanjutan, daya saing global). Implementasi K3L yang kuat dan konsisten di seluruh sektor pembangunan adalah syarat mutlak untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. K3L akan menghasilkan SDM unggul yang sehat, aman, dan produktif; mendorong ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan; menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam; serta membangun tata kelola yang adil. Tanpa fondasi K3L yang kokoh, visi Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera pada 2045 akan sulit tercapai. Mari jadikan K3L sebagai budaya bangsa untuk meraih Indonesia Emas yang sesungguhnya!.


Materi ke 3 : Ainun Najib ( ahli IT indonesia ) 

Dengan tema : Perguruan Tinggi di era Digital Dan Revolusi industri. 

Resume : Perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri mengalami transformasi besar dalam cara mereka berfungsi, mengajar, dan berinteraksi dengan mahasiswa serta masyarakat.
Pembelajaran Digital dan Online  
Penggunaan platform e-learning, MOOC (Massive Open Online Courses), dan webinar memungkinkan akses pendidikan yang lebih luas dan fleksibel.
Mahasiswa dapat belajar kapan saja dan di mana saja, meningkatkan inklusivitas dan efisiensi.


Infrastruktur Digital dan Infrastruktur Kampus  
Peningkatan infrastruktur TI, seperti jaringan broadband cepat, laboratorium virtual, dan perangkat lunak kolaboratif.
Kampus digital yang mendukung aktivitas belajar dan penelitian.
Kolaborasi dan Kemitraan Global  
Kemitraan dengan institusi internasional, perusahaan teknologi, dan startup untuk inovasi dan riset bersama.

Program pertukaran mahasiswa dan dosen secara virtual maupun fisik.
Pengukuran dan Evaluasi Berbasis Data  
Penggunaan Learning Analytics untuk memonitor kemajuan mahasiswa dan meningkatkan proses pembelajaran.
Data-driven decision making dalam pengelolaan institusi.
Peran Perguruan Tinggi sebagai Inovator dan Penggerak Revolusi Industri  
Perguruan tinggi tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi pusat inovasi dan penelitian terapan.
Pengembangan startup dan inkubator bisnis berbasis teknologi.
Secara keseluruhan, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri harus mampu beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di era yang penuh perubahan ini.




Lihat web falkutas saya : fkes






 

Comments

Popular posts from this blog

Resume unusa terima pengakuan internasional dalam penilaian PSEA

Resume Materi Day 1